Kamis, 29 September 2016

Kepada Nara Rakhmatia

Hai kak Nara  Setelah melihat aksi mu dialam video pada saat sidang PBB dan juga uraian dari berbagai blog yang ada di facebook dan media social lainnya aku salut dan bangga pada mu. Salah satu pahlawan bangsa menurutku, biar kanlah kicauan tentang mereka yang memandang dirimu tak cerdas dan menutupi persoalan HAM yang ada di tanah papua. Menurut mereka jawaban mu menutupi kenyataan yang ada di tanah dan negeri ini, tapi apakah mereka berhak tahu apa yang terjadi di bangsa ini?? Apa mereka juga akan memberikan solusi untuk negara ini ?? apa mereka menjadi bagian dari negara ini ?? apa mereka juga memikirkan tentang mau di bawa kemana negeri ini ?? menurutku tidak….
Seperti hal nya dalam sebuah keluarga pasti ada cacat dan buruknya, juga ada bahagia dan baiknya. Apakah pantas jika kita umbar dan sampaikan semua itu selayaknya infotaiment di tipi, nanti setiap saat kita akan melihat didalam televise hanya sebuah kebencian yang di umbar karena itu banyak yang menonton. Selayaknya urusan didalam keluarga diselesaikan dalam keluarga, kenapa harus ada campur tangan dari keluarga lain. Apakah mereka setiap saat tahu apa yang terjadi di keluarga ini (bangsa ) dan juga membantu menyelesaikan nya ?? atau hanya mencoba lari dari masalah dalam keluarganya lalu melempar masalah keluarga lainnya.
Ya memang benar jika bangsa ini belum bisa menyelesaikan berbagai persoalan HAM yang ada di negara ini dengan baik. Banyak pelanggaran yang tak hanya jatuh di tanah papua saja, pelanggaran yang ada di negara ini banyak juga didaerah lain. Apakah itu juga harus di umbar dan disampaikan ke dunia ? banyak sekali kasus HAM di negara ini. Dan lihat lah di media-media negeri ini ada kah yang berusaha membahasnya ?? atau lihat lah lembaga yang menaunginya apakah sudah berjuang dengan maksimal ?? apakah mereka yang menyebutmu tidak cerdas menjawab juga berjuang memperbaikinya ???
Sekarang ke negara yang ada di dalam perkumpulan itu apakah juga melihat pelanggaran HAM yang terjadi di dunia oleh negara-negara besar ?? apakah lembaga itu tidak ada yang membaca berita tentang pelanggaran HAM yang terjadi dan lebih parah dibandingkan di negara ini. Palestina, irak, afganistan, suriah, dll mereka bertindak dan memberi kan sebuah hal yang berarti kah ? sudah lah mbak jangan dengarkan mereka yang berkicau menjelekan mu.
Mungkin mereka gak mengerti apa yang coba kamu selamatkan demi bangsa ini, mungkin mereka lupa kenapa tambang ditanah papua bisa ada dan atas intervensi negara mana. Sehingga waktu itu terjadi kesepakatan dan tanda tangan setelah bung karno lengser. Pertambangan di tanah papua ada karena intervensi dari bangsa lain, Juga ditanah-tanah lain di Indonesia pada masa itu. Saya teringat kata-kata orang jawa “nabok nyilih tangan”/ melayunya “lempar batu sembunyi tangan”, mereka bersih dan tampak bersih sementara budak-budak nya para pejabat masa itu tampak kotor serta melakukan hal-hal yang diinginkan Tuannya. Pada masa itu jika Tuannya tak diturutin kemauannya maka apa yang akan terjadi saat ini ?? bisa kah di bayangkan ??
Marilah kita selesaikan Kasus pelanggaran HAM di negara ini tanpa campurtangan dan intervensi dari negara lain ataupun kelompok arisan bangsa-bangsa itu. Yaa mungkin mereka perlu mengingat lagi kenapa bung karno memilih keluar dari kelompok arisan ini. Tebang pilih dan masalah siapa yang kuat itu berlaku juga di dunia bukan hanya didalam negara ini. Karena pada setiap negara  itu hanya bermuara pada kepentingan, untung rugi, dan juga kepentingan –kepentingan yang lainnya. Seolah negara-negara kuat itu bisa berbuat sesukanya dan membantai sesukanya dengan dalih yang mereka bikin. Ya mungkin bacaan ku gak sekeren mereka yang menghujat mu, Cuma aku percaya dan yakin apa yang kamu sampaikan itu untuk kebaikan bangsa ini juga untuk masyarakat dan rakyat didalamnya termasuk saudara kita di papua. Dan ayo bersama-sama kita benahi negara ini serta kita kawal pemerintahan yang sekarang ini biar tidak menjadi centeng bangsa lain lagi. 

Okey kak Nara Lebih baik kita ngopi saja, kakak ngopi gak ?? kalau enggak ya ngeteh bareng aja. Duduk dan ngobrol-ngobrol kita.

Sumber screen shot
Mungkin kita bisa membaca negara mana yg ada dibelakangnya 
Dan berita local dari negara tetangga yg gaduh bisa dilihat di web nya negara yg mengatasnamakan negara pasific

https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/geos/bp.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar