Pagi menjelang kebergegas kibarkan bendera
Besiap menjadi laskar pembela Mu
Pembela apa yang telah Kau turunkan
Pembela atas apa yang Kau printahkan
Berteriak ditengah jalan,dan kibarkan panji perjuangan
Mempertontonkan kekuatan Mu di jasad ku
Memperlihatkan pada mereka akulah ahli surga Mu
Memberi contoh pada mereka agar takut dan tunduk kepada Mu dengan triakan dan tingkah polahKu
Melihatkan pada dunia kekuataan atas kebenaran Mu sehingga mereka sadar kalau mereka salah
Agar mereka sadar jika ingin tenang dan damai ikuti perjuanganku, sehingga ajaran ini menjadi pendamai seisi dunia
Sehingga mereka malu dan tunduk akan printah Mu
Kusebarkan apa yang salah demi membela mu
Agar yang benar menurut mereka tidak menjadi kekuatan mereka
Aku sebarkan kebencian atas mereka demi Kau, supaya mereka sadar
Kutumpulkan pemikiran ku, aku ikuti imam ku yang telah Kau tunjuk sebagai wakil mu
Berteriak dan memaki, menghina mereka adalah hiburan tawa yg Kau berikan pada umat mu melalui wakil mu
Triakan janji surga dari imamku, membuatku semangat akan mendapat surga mu
Janji mu bagi para pejuang dijalan mu adalah surga
Dan bagi mereka yang tak berjuang adalah neraka
Aku adalah calon penghuni surga
Berteriak, menghina, mengancam, penggal, gantung, kutriakkan dengan nama Mu
Bahwa hanya ada satu kebenaran adalah ajaran yang ku percaya atas nama Mu
Yang lain adalah pembangkang dan salah
Bahwa perbedaan itu hal yang terlarang
Surga... Surga... Surga aku lakukan demi surga Mu
Jangan Kau masukan aku ke Neraka mu
Keburukan nya yang sekali ini menghapus semua kebaikannya dan apa yang telah dia lakukan... Dia layak atas neraka mu bukan aku
Kau maha memaafkan atas hamba Mu
Tapi aku manusia yang mudah teluka saat kau dihina, dan saat ini aku lah yang akan membela Mu
Kau maha pemberi ampun, dan menghitung pahala bahkan sebutir debu pahala pasti ada balasannya, begitu juga sebutir debu dosa neraka akan membersihkannya
Tapi aku manusia, tak kuberi maaf ataupun ampun kepadanya, hilang segala kebaikannya atas setitik salah pada dirinya
Aku pejuang pembela Mu, Kau telah berjanji surga atas pembela Mu, tak perduli apapun asal membela mu, tak penting kepentingan apa didalamnya, yang terpenting aku membela Mu
Imam ku mengabarkan janji surga bagi yang berjuang, Dia manusia pilihan mu tak layak ditanyai, menanyakan adalah menolak kebenaran, mempertanyakan adalah menghina keilmuannya,
Tuhan aku pantas disurga mu, dengan semua emosi, amarah, semangat, dan semua ku hallalkan demi membela mu
Nasi bungkus adalah bonus, surga adalah tujuan kebahagian
Neraka adalah sumber ketakutanku
Jika Kau tak tepati janji Mu, akan ku gugat dan akan kutriaki diri Mu
Tapi jangan masukan aku ke Neraka Mu
Rabu, 22 Februari 2017
Aku pejuang Surga Mu
Label:
#belaagama,
#belajarbercerita,
#belajarmenulis,
#belaTuhan,
#berjuangdijalanMu,
#kepentingan,
#manusia,
#nafsusurga,
#pejuang,
#pejuangsurga,
#pembela,
#suratkepadaNya,
#takutneraka
Jumat, 10 Februari 2017
Pertarungan para pangeran 1,3 vs 2
Melihat sebuah bidak catur besanding dengan secangkir kopi,
melihat berita di timeline dan televise. Ini permainan yang sangat cantic dan
ulung, mengamatinya harus jeli. Sebenernya pertarungan yang sebenarnya adalah
1,3 vs 2. Dan 2 ini harus cermat dan berhati-hati ketika salah melangkah maka
yang di hadapinya akan banyak hal. pertarungan kali ini bukan lah sekedar
petarungan tentang perebutan tahta dan singgasana. Namun juga sebuah pertarungan penyelamatan
terhadap beberapa pangeran dan panglima. Pertarungan yang lebih layak disebut
“The Prince” karena pertarungan ini memang pertarungan para pangeran. Seperti
hal nya judul buku marchiavelli seorang
philosof dan juga perumus perang pada jaman nya. Dan bisa juga disebut dengan
the prince vs lao tze, hayam wuruk, tacticalnya bisa sangat di baca dan ditebak
jika kita bisa flash back ke belakang. Karena saya selalu ingat akan pesan
proklamator “ jas merah” jangan melupakan sejarah.
Coba kita menilik kebelakang gerbang kepemimpinan dinasti
bisa terbuka dengan sangat lebar. Masih ingatkah tentang perebutan tahta no 1
di negeri ini. Dan keduanya sekarang sedang menyiapkan embrio yang sebenernya
mereka mengorbankan pangeran-pangeran. Yang kita baca hanya permukaan tentang
kegaduhan- kegaduhan pion-pion yang bersimbol. Namun sebenernya ini adalah
ramuan yang manis yang mereka sadar betul harus wait and see then the action.
Namun rumus nya sedikit mengalami kekacauan dikarenakan 1-3 di masing masing
tempat ada pion yang di tempatkan di posisi yang salah dan strategis.
Pada pemilihan pertama besan dan pangeran bersanding
mengalahkan seorang carpenter ( tukang kayu). Saat ini sebernarnya adalah
embrio untuk mengamankan sehingga esok di masanya mereka akan tampil kembali.
1-3 salah satu kalah tidaklah menjadi masalah, karena sebenarnya mereka sedang
mengukur kekuatan untuk tahta no 1 di tahun yang akan datang, yang peting ada
putaran kedua. Pertarungan kedua salah
satu dari no 1-3 pasti akan menggabungkan diri karena berhitung jumlah sebisa
mungkin terjadi 2 putaran dan penggabungan keduanya akan menjadikan kekuatan
yang cukup untuk mengalahkan no 2.
Terbaca hal ini kalau diamati terletak pada pion-pion mereka
yang sama dan hampir seporadis. Citra-citra dan pendekatan pada
kelompok-kelompok yang sama. menggunakan
konsep politic perang yang hampir sama, yang berbeda hanya pada sisi salah satu
nomor mengorbankan sang putra mahkota. Dan ketika salah satu terjungkal maka
gak akan terlalu sibuk untuk menyamakan konsep. Atau gak akan repot
mempermainkan citra yang sebenernya tak bersebrangan.
Ini sebuah pertarungan yang sangat sengit, banyak korban
berjatuhan harga dirinya. Harga diri nya hancur berantakan asalkan aspek atau
hal yang sangat besar terselamatkan. Kalau hanya harga diri dunia politik
negeri ini sudah biasa dan sangat biasa menjual harga diri. Kalau sudah duduk
maka harga diri itu pulih dengan sendirinya. Berapa banyak para pejabat negeri
ini tersandung dan bahkan bisa menduduki dan kembali menjadi pejabat public.
Menenggak kopi dan melihat film red cliff....
Langganan:
Postingan (Atom)
